Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72

Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72
Desa Tambar – Jogoroto – Jombang

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA
KPH MOJOKERTO MEMBAGIKAN HEWAN QURBAN DI BKPH KAMBANGAN ADM KPH MOJOKERTO ASPER BESERTA STAFF BPKH DR. BUDI WIDODO

MADIUN,RI - Bappeda Gelar Forum Diskusi Untuk Pengembangan Pariwisata Kabupaten Madiun - Media radar indonesia Sidik Kasus Ri

                MADIUN,RI - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Madiun menggelar acara Forum Discussion Pengembangan Ekowisata dan Wana wisata di Kabupaten Madiun. Acara ini diikuti oleh pelaku wisata, Kades, dan OPD terkait dengan mengundang Qodarian Pramukanto dari IPB Bogor sebagai narasumber.
Kabid Ekonomi dan SDA, Bappeda Kabupaten Madiun, Dedi Suryadi mengatakan bahwa di Kabupaten Madiun punya beberapa potensi wisata yang bisa dikembangkan mulai dari hutan, air terjun dan yang lain. Apalagi disekitar lokasi sudah bisa diintegrasikan dengan tanaman perkebunan.
Dedi menambahkan, diwilayah lereng Wilis nantinya akan diupayakan sebagai percontohan wana wisata dan bisa menjadi wisata edukasi sehingga hal ini sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Madiun demi peningkatan perekonomian masyarakat sekitarnya. Setelah mengadakan diskusi dihari pertama, ujar Dedi, rombongan diskusi ini bergerak melakukan pengamatan dan pemetaan dilokasi wisata yang akan digarap. Diketahui dari hasil pengamatan tersebut, disetiap titik tempat wisata punya keunikan tersendiri sehingga kalau dirangkai bisa menjadi cerita.
"Terkait dengan pengembangan pariwisata di Kabupaten Madiun ini banyak hal yang harus digarap, mulai dari segi perencanaan, legalitas dan himparkab," ungkapnya. Jumat (24/8/17). Sekarang ini masyarakat sudah banyak bergerak dan masyarakat saat ini tampak terlalu semangat untuk mengembangkan wisata di wilayah masing-masing. Namun ditegaskan bahwa semua itu jangan sampai kebablasan sehingga antara semangat dan arahan terpaut jauh.
Terkait dengan pembenahan akses jalan masuk lokasi wisata, Dedi Suryadi menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kimpraswil yang akan menangani infrastruktur jalan. "Sedangkan untuk obyek wisata dan infrastruktur didalamnya, kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait," tegas Dedi Suryadi.
Disini, pengelolaan pariwisata akan diserahkan sepenuhnya pada pihak desa melalui BUMDes. Diharapkan semua pihak yang terlibat secara aktif harus selalu berkoordinasi, menjalin sinergitas dan salibg mendukung sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
"Pariwisata itu pembangunan multi sektor. Nah disinilah fungsi Bappeda dalam penyusunan Himparkab sudah sesuai dengan rencana jangka panjang sampai tahun 2025," pungkas Dedi Suryadi. (Gg)


Dinas Perdagkop UM Adakan Pembinaan dan Pelatihan Tenaga Kerja Dari Limbah Koran

                  MADIUN,RI - Untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya pelaku usaha mikro, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabuoaten Madiun melaksanakan pembinaan dan pelatihan keterampilan kerja bagi tenaga kerja masyarakat (pelatihan keterampilan berbahan dasar limbah koran).
Pembinaan dan pelatihan yang diikuti oleh sekitar 65 orang ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 21-23 Agustus 2017 di Hotel Setia Budi berjalan dengan lancar. Menurut Citra Novianto, Kasi Pemberdayaan dan Usaha Koperasi, kegiatan ini dilaksanakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat diwilayah Kabupaten Madiun dengan pembentukan wirausaha baru handycraft dengan berbahan dasar limbah koran. "Ini merupakan peluang yang sangat bagus bagi pelaku usaha untuk peningkatan perekonomian masyarakat," ungkap Citra Novianto.
Ditambahkan, untuk acara pembinaan dan pelatihan keterampilan berbahan dasar limbah koran ini mengundang narasumber yang sudah berkompeten dibidangnya yaitu Tiwung Dian dari Dian Art, Surabaya.
Sementara, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabuoaten Madiun, Pandji Suwarno menjelaskan bahwa pembinaan dan pelatiham keterampilan berbajan dasar limbah koran ini bertujuan untuk melatih jiwa wirausaha baru dengan keterampilan handycraft. "Nantinya kalau para peserta bisa mempraktekan apa yang didapat dari pelatihan ini dirumah bisa menjadi lapangan kerja tersendiri dan bisa juga membantu perekonomian keluarga," ujarnya.
Diharapkan, para peserta serius mengikuti sesi pembinaan dan pelatihan ini dan tidak segan untik bertanya pada narasumber sehingga ilmu yang ditularkan bisa dimengerti dan bisa dipraktekkan. "Saya berharap peserta dan narasumber bisa interaktif sehingga ilmu yang ditularkan bisa terserap maksimal," pungkasnya. (Gg)


Lomba Bola Voli Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 72 Di Kartoharjo Pertandingkan 8 Tim Peserta

       Kades Suwarjono ( 4 Dari kanan ) memberikan pengarahan kepada timnya.

          Suasana saat pertandingan berlangsung di halaman Gedung Tman Knak-kanak

               NGAWI,RI – Berbagai macam pertandingan dan lomba serta pentas seni dalam rangka memperingati dan merayakan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 tahun 2017 bergaung sampai ke pelosok desa Kartoharjo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi. Diantara berbagai macam acara yang diselenggarakan yang menyedot perhatian masyarakat paling banyak adalah digelarnya pertandingan bola voli yang diselenggarakan mulai tanggal 14 sampai dengan 19 Agustus 2017 dimulai jam 19.30 WIB sampai dengan selesai.
          Dari warga masyarakat setempat yang sempat dihubungi dapat diperoleh keterangan mengapa pertandingan voli yang paling meriah dan dibanjiri penonton dibanding acara yang lain, mereka menyampaikan alasan antara lain bahwa pertandingan voli tersebut melibatkan semua dusun yang terwakili oleh tim RT yang terpilih. Selain itu penyelenggaraannya malam hari sehingga tidak mengganggu aktivitas bekerja, demikian penuturan mereka.
          Panitia yang dipelopori oleh Wagimin dan Taufik terkesan tepat dalam memilih tempat penyelenggaraan pertandingan bola voli tersebut yaitu di halaman gedung Taman Kanak-kanak yang cukup memadai dan posisinya hampir di pertengahan desa.
          Kepala Desa Kartoharjo Suwarjono yang merupakan warga RT 02 Dusun Belem juga ikut tampil dalam laga tersebut. Penampilannya cukup mengundang perhatian penonton yang sering menimbulkan sorak=sorai dan tepuk tangan. Seorang ibu warga masyarakat setempat yang mengaku dirinya bernama Kami berkomentar :” Dulu sewaktu masih muda Mbah Lurah memang sorang atlit bola voli, tapi karena sekarang sudah tua pastinya kalah dengan yang muda-muda.”
          Sehubungan dengan hadiah yang diperebutkan Kades Suwarjono mengatakan bahwa nominal hadiah relatif kecil, tapi manfaat yang diperoleh lumayan besar. Lebih lanjut dia memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan sarana untuk mempererat jalinan tali silaturahmi antar warga masyarakatnya dan juga untuk sarana mengakrabkan hubungan warga masyarakat dengan Perangkat Desa sebagai pelayan mereka.
          Adapun yang menjadi juara pertama adalah tim dari RT 02 RW 02 menerima hadiah berupa tropy dan uang pembinaan sebesar Rp 200.000,- sedangkan juara kedua dan juara ketiga masing- masing mendapat tropy dan uang pembinaan Rp 150.000,- untuk juara dua dan                         Rp 100.000,- untuk juara tiga. (HR/Pdy)
          

Pembukaan Festival Benteng Kadipaten Purwodadi Ds. Purwodadi Kec. Barat
 
          MAGETAN,RI -  Pada hari Kamis tanggal (24 Agustus 2017) pukul 14.45 s/d 16.20 Wib bertempat di Benteng Kadipaten Purwodadi Ds. Purwodadi Kecamatan Barat Kabupaten Magetan Jawa Timur telah dilaksanakan pembukaaan Festival Benteng Kadipaten Purwodadi III yang di hadiri sekitar 300 undangan.
Hadir dalam giat tersebut diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Magetan Joko Suyono. Sos., Komisi B DPRD Kab.Magetan Suratman.Spd, Kepala Dispora Siran, Tumenggung Winardi Witoatmojo dari  Kraton Surakarta, Muspika Kec. Barat, Kades se Kec barat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat desa Purwodadi. Dalam sambutan Ketua panitia Ibu. Warsi. Mpd, berharap acara tersebut berjalan lancar.  “Saya mengharapkan semoga acara festival benteng purwodadi yang ke 3 ini dapat berjalan lancar dari awal sampai akhir yang merupakan acara rutin tiap tahun untuk mengingat perjuangan Kanjeng Dipo bersama Pengeran Diponegoro di desa Purwodadi bagian paling timur Kabupaten Magetan,” ungkapnya.
Sedangkan Camat Barat Yok Sudarmaji dalam sambutannya memberi apresiasi atas terselelnggaranya acara tersebut. “Pertama saya sampaikan secara pribadi maupun sebagai Camat, saya sampaikan apreasi kepada Kades beserta masyarakat desa Purwodadi yang dari tahun ke tahun acara festival benteng semakin meriah. Tidak lupa saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan festival Benteng Purwodadi ini yang merupakan peninggalan sejarah dari Pangeran Diponegoro dalam berjuang melawan penjajah,” terang Yok Sudarmaji.
Ketua DPRD Kabupaten Joko Suyono.Sos dalam sambutannya mengharapkan adanya manfaat dari acara ini. ”Festival Banteng Kadipaten Purwodadi yang ketiga ini semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat yang hadir dan seluruh masyarakat Kabupaten Magetan khususnya warga Desa Purwodadi yang merupakan peninggalan sejarah dari Kanjeng Dipo Bupati Kadipaten Purwodadi. Saya mengharapkan desa Purwodadi bisa masuk Desa Wisata yang ada di Kabupaten Magetan sehingga bisa menjadi income di Kabupaten Magetan dan kebetulan desa Purwodadi dekat desa Gandu yang merupakan Pusat Kuliner Ayam Panggang sehingga pengunjung tidak sia-sia kalau berkunjung ke Desa Gandu. Saya juga mengajukan usulan kepada Komisi B yang membidangi Pariwisata untuk pengajuan dana untuk penyelenggraan festival Benteng Kadipaten Purwodadi untuk tahun depan bisa mencapai 100 juta,” harap Joko Suyono memaparkan.Acara berlangsung hikmat dan lancar. (BS-Ebit-Kar Madiun).


Pemkab Madiun Gelar Upacara Peringatan HUT RI Ke 72

                       MADIUN,RI - Kamis, 17 Agustus 2017 Pemerintah Kabupaten Madiun mengadakan Upacara Bendera memperingati HUT ke 72 Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2017 bertempat di Alun-alon Rekso Gati Kabupaten Madiun di Mejayan-Caruban.
 Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos, Pembaca Teks Proklamasi Ketua DPRD Kab. Madiun Drs. Djoko Setijono, Komandan Upacara Mayor Lek. Iwan Dwi Saputra, dengan Perwira Upacara Kapten Kav. Nanang Choirudin, Komandan Kompi Paskibraka Lettu Tel Joy Muri, ST Han, Komandan Pleton Paskibraka Ipda Nur Kholis, SH. Petuga Pengibar bendera Adam Farid Yudistira (SMK  Mejayan), Nover Ramanda Putra (SMAN 1 Dolopo) dan Bahariawan HW (SMKN 1 Geger) dengan Pembawa Bendera Qonitatus Sholihah (SMAN 2 Mejayan).
 Dalam sambutannya, Bupati Madiun, H. Muhtarom, mengatakan Pemkab. Madiun hari ini mengadakan upacara memperingati HUT ke 72 tahun Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2017. Terkait dengan kemerdekaan tersebut dijelaskan mestinya seluruh masyarakat Kab. Madiun harus sudah merasakan merdeka semuanya karena apa yang diupayakan oleh generasi penerus Kab. Madiun sudah lumayan baik itu disisi sosial, ekonomi, keamanan dan juga kenyamanan. “Ini semua harus dapat kita syukuri. Namun demikian urusan kemerdekaan setiap orang itu relatif dan yang penting saat ini hak-hak asasi mereka sudah terpenuhi. Perlu diketahui, bahwa pertumbuhan ekonomi kita saat ini sudah di atas 5,6 ini luar biasa, padahal untuk tingkat nasional baru 5,02. Sedangkan Inflasi juga dibawah 3. Ini artinya pertumbuhan ekonomi kedepan bisa dinikmati oleh masyarakat. Untuk itu Pemkab. Madiun akan terus berupaya agar angka inflasi terus dibawah 5,” kata H. Muhtarom
Diketahui, upacara HUT RI ke 72 ini dihadiri oleh Komandan Lanud Iswahyudi Madiun, Komandan Korem 081 Dhirotsaha Jaya Madiun, Wakil Bupati Madiun, Ketua DPRD, anggota Forkopimda Kab. Madiun, Jajaran Pejabat TNI/Polri di Madiun, anggota DPRD, Kepala OPD, Wakil Ketua TP PKK Kab. Madiun, Istri jajaran Pejabat TNI/Polri diwilayah Madiun, Anggota Veteran, Organisasi Masyarakat dan masyarakat Kab. Madiun.  Sedangkan peserta upacara berasal dari anggota TNI/Polri, anggota Korpi, Ormas, mahasiswa, Pelajar dan Pramuka Kab. Madiun.
 Untuk memeriahkan acara ini diadakan persembahan Aubade dari Siswa-siswi SMA/SMK/MA se Kab. Madiun, Sosiodrama dengan tema Pahlawan Madiun yang dibawakan oleh siswa-siswi SMKN 1  Wonoasri dan Mejayan serta IPSI Kab. Madiun. Kolone senapan oleh anggota Polres Madiun serta Atraksi Terjun Payung oleh Prajurit Batalyon Komando 463 Paskhas Lanud Iswahyudi Magetan. (Gg/Adv)


sidikkasus-ri

Komentar