Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72

Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72
Desa Tambar – Jogoroto – Jombang

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA
KPH MOJOKERTO MEMBAGIKAN HEWAN QURBAN DI BKPH KAMBANGAN ADM KPH MOJOKERTO ASPER BESERTA STAFF BPKH DR. BUDI WIDODO

PEMALANG RI - Laka Lantas Belum Terungkap Warga Desa Semiliran Hadang Truk Dam Proyek Jalan Tol - Media radar indonesia Sidik Kasus Ri

              PEMALANG,RI - Selasa (8/8/17) hari Senin tanggal 7 Agustus 2017 jam 20.30 Wib di mapolsek Bantarbolang telah dilaksanakan mediasi antara warga masyarakat Dukuh semiliran desa Bantarbolang Kabupaten Pemalang dengan PT Waskita terkait dengan aksi pencegatan truk dump yang memuat proyek jalan tol. Aksi tersebut dipicu adanya kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang mengakibatkan warga Desa semiliran meninggal dunia.
Awalnya warga berharap bisa berdialog dengan PT Waskita tentang peristiwa tabrak lari tersebut namun tidak kunjung ditanggapi, sehingga marah dan menghadang truk dam yang memuat proyek jalan tol pt Waskita. Akhirnya Senin (7/8/17), PT Waskita menghadiri tuntutan warga yang diwakili John Peang, Yana, Narendra Aryo Sigit dan Nursalim. Warga yang diwakili oleh 10 orang menyampaikan tuntutan antara lain: Agar truk proyek memperhatikan keselamatan warga masyarakat yang dilewati dan tidak kebut-kebutan.
Pihak PT Waskita agar mempunyai etika baik datang ke keluarga korban turut Bela sungkawa. Pihak Kepolisian agar membantu pengurusan Jasa Raharja dan keluar penuh. Proses hukum kasus lakalantas dipercayakan sepenuhnya kepada Polri. "Poin poin tuntutan warga tersebut disepakati PT Waskita dan Polri siap membantu pengurusan jasa keluar penuh," jelas Kapolsek Bantarbolang, AKP Sriyanto.
Kemudian pukul 21 00 WIB rombongan PT Waskita datang di rumah Ahli Waris kurban lakalantas dan Turut Bela sungkawa dan memberikan uang bantuan kepada keluarga yang berduka dan diterima oleh ayah dan ibu kandung kurban yang disaksikan oleh Kadus ketua RT dan RW Tetangga dan perwakilan Pemuda dan Tomas. "Dari pihak keluarga menerima dengan senang hati untuk selanjutnya warga tidak akan melakukan penghadangan terhadap truk dam," tambah Kapolsek. (Tatas)


Mengaku Dibegal, Ternyata Motor Dijual

                 PEMALANG,RI - Senin (7/8), Nasib sial dialami LF, warga Dukuh Tengah Desa/Kec Bantarbolang, pelaku penggelapan sepeda motor Honda Beat warna biru putih nopol G 6689 MI. “Awalnya pada hari Rabu tanggal 2 Agustus 2017 tersangka meminjam sepeda motor milik Iwan Setiawan, warga desa Wanarata Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang,” jelas Kapolsek Bantarbolang, AKP Sriyanto.
Karena tidak kunjung pulang, korban mencoba menelepon pelaku, tetapi tidak menjawab. Tiba-tiba pada hari Jumat tanggal 4 Agustus 2017 jam 01.00 wib, korban menerima sms dari tersangka yang isinya bahwa tersangka telah dibegal dalam perjalanan, motornya dirampas dan tersangka dibuang di wilayah Belik Kabupaten Pemalang. Namun korban tidak percaya.
Pada hari Sabtu tanggal 5 Agustus 2017 jam 08.00 korban melapor ke Polsek Bantarbolang Polres Pemalang dan jam 13.00 wib menginformasikan ke Polsek Bantarbolang bahwa tersangka berada di rumahnya.
“Polisi langsung menjemputnya dan dari hasil interogasi, tersangka mengaku bahwa sepeda motor tersebut dijual di wilayah Kabupaten Wonosobo Jateng dan pengakuannya dibegal bohong belaka. Polsek Bantarbolang menyita kendaraan tersebut sebagai barang bukti guna untuk pengusutan lebih lanjut dan tersangka dimasukkan ke hotel prodeo Polsek Bantarbolang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. (A. QODIR)


Perempuan Tanpa Identitas Meninggal Usai Terserempet Kereta di Pedurungan, Ini Ciri-Cirinya

                 PEMALANG,RI - Seorang Perempuan tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di KM 115,1/2 Dusun Kaladana Desa Pedurungan Kecamatan Taman Pemalang setelah terserempet Kereta Api barang, Selasa [08/08/2017]. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.20 wib saat kereta api barang Nomor lokomatif  2061348  No seri KA 2504 dengan Masinis Tri Soekristijono dan Asisten Andika Satria, keduanya alamat Poncol Semarang  melaju dari arah barat/Jakarta menuju ketimur.
Saat itu Masinis melihat perempuan/korban dari jarak yang cukup jauh berjalan di sebelah selatan rel. Selanjutnya Masinis membunyikan klakson/peringatan kepada korban namun tidak memperhatikan dan akhirnya terserempet KA tersebut hingga terpental masuk sawah dan meninggal di TKP.
"Sebelum kejadian kami sempat melihat perempuan itu  berjalan dari barat di jalan raya selanjutnya berjalan menyeberang ke timur melewati rel sebelah selatan, " ujar Masradi, petugas palang pintu KA Gandulan.
Kapolsek Taman Resor Pemalang AKP Kabul Santosa membenarkan meninggalnya Seorang Perempuan tanpa identitas dengan ciri-rici kulit sawo atang, umur kurang lebih 40 th, memakai baju warna merah, berkerudung   dengan kondisi luka sobek kepala bagian belakang 10 cm, diduga terserempet KA. Untuk penyelidikan lebih lanjut jasad korban masih berada di RS Siaga Medika Pemalang. (Tatas)


Seorang Anggota Komplotan Maling Motor Dibekuk Team Sergap Reskrim Ampelgading


                PEMALANG,RI - Setelah bekerja keras melakukan penyelidikan dan pengejaran selama kurang lebih 3 bulan akhirnya team Reskrim Polsek Ampelgading berhasil membekuk pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), sabtu  sore (05/08). Tindakan penyelidikan tersebut sesuai dengan laporan polisi Erna Nuraini, warga desa kebagusan kec. Ampelgading tertanggal 25 Mei 2017 yang melaporkan rumahnya disatroni maling dengan barang yang hilang satu unit sepeda motor Honda mega pro, satu buah telpon genggam/handphone dan satu ekor burung kacer kicauan dengan taksiran kerugian sekitar hampir delapan juta.
“Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara team reskrim mencurigai dan mengantongi nama-nama beberapa pelaku, namun karena pelaku berpindah pindah tempat team reskrim agak membutuhkan kesabaran, hingga akhirnya salah satu dari ketiga pelaku yang bernama SJ alias tengel warga dukuh Prompong Desa Kauman Comal dibekuk didesa Pendowo saat sedang makan di warung swike,” jelas Kanit Reskrim Polsek Ampelgading Aipda H. Sugeng Riyadi, SH yang memimpin langsung penangkapan mengatakan “saat kami sergap pelaku tidak sempat melakukan perlawanan dan setelah kami interogasi langsung menunjukkan keberadaan sepeda motor yang dicuri,” tambahnya.
Menurutnya, kedua pelaku lain yang berinisial DT dan S warga dukuh Prompong Comal sedang dilakukan pengejaran. “Keberhasilan team reskrim polsek Ampelgading mendapatkan sambutan positif dari warga Desa kebagusan termasuk Erna Nuraini sendiri yang sangat bersyukur sepeda motornya bisa kembali dan malingnya berhasil diketahui dengan harapan para pelaku jera atas perbuatan yang dilakukan dan tidak mengulanginya lagi setelah keluar bui,” jelas Kapolsek Ampelgading, AKP Heryadi Noor. ( A. QODIR )


Untuk Meningkatkan Pelayanan Bidang Keamanan, Polres Pemalang Laksanakan Latihan Menembak
 
               PEMALANG,RI - Guna meningkatkan profesional dan kemahiran dalam menggunakan senjata api, baik senjata laras pendek maupun laras panjang (senapan), guna mendukung kelancaran tugas dalam memberikan pelayanan masyarakat di bidang keamanan,Kamis (10/8) Polres Pemalang Polda Jateng mengadakan latihan menembak.
Latihan menembak yang dilaksanakan di lapangan tembak milik Polres Pemalang di Dukuh Pesalakan Desa Pegongsoran – Pemalang, diikuti oleh 99 personel dan di prioritaskan para perwira dan brigadir Polres dan Polsek jajaran pemegang senjata api inventaris, khusus untuk anggota Dalmas dan Unit Pam Obvit Sat Sabhara selain menembak senpi laras pendek juga dilatih menembak menggunakan senpi laras panjang, serta para anggota calon pemegang inventaris senpi.
Bagi pemegang inventaris Senpi yang dinyatakan tidak memenuhi syarat penilaian atau tidak lulus yaitu minimal meraih nilai klas 3, maka senjata api akan ditarik kembali oleh dinas untuk digudangkan, sedangkan bagi calon pemegang inventaris senpi bila tidak lulus penilaian, meski telah lulus syarat lainya maka permohonanya tetap ditangguhkan sampai dinyatakan lulus pada latihan menembak periode berikutnya.
 Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan HP, S.H., S.I.K., melalui Kabag Sumda Kompol Agus Purwoto, S.H. mengatakan bahwa latihan menembak ini rutin dilaksanakan oleh Polres Pemalang, dengan maksud untuk meningkatkan profesionalisme dan kemahiran setiap anggota dalam menggunakan Senpi saat bertugas dengan berpedoman pada SOP, khususnya anggota opsnal pemegang inventaris senjata api.”tutur Agus

“Gunakan dan manfaatkan latihan ini dengan sebaik – baiknya, ta’ati dan ikuti petunjuk yang diberikan oleh instruktur, sehingga diharapkan setiap anggota benar – benar mampu dan mahir dalam menggunakan senpi untuk mendukung tugas – tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dibidang pengamanan, sekaligus antisipasi terhadap aksi teror dan radikalisme,”lanjut  Agus dengan tegas. (Tatas)

sidikkasus-ri

Komentar