Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72

Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72
Desa Tambar – Jogoroto – Jombang

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA
KPH MOJOKERTO MEMBAGIKAN HEWAN QURBAN DI BKPH KAMBANGAN ADM KPH MOJOKERTO ASPER BESERTA STAFF BPKH DR. BUDI WIDODO

GRESIK,RI - Dandim 0817/Gresik Beri Bantuan Air Bersih Ke Masyarakat - Media radar indonesia Sidik Kasus Ri




    GRESIK,RI - Krisis air bersih akibat musim kemarau yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terus mengundang keprihatinan berbagai pihak. Kali ini kepedulian itu ditunjukkan Kodim 0817/Gresik untuk melakukan droping air bersih di beberapa kecamatan yang mengalami kekeringan, Selasa (05-09-2017).
Dandim 0817/Gresik Letkol Kav Widodo Pujianto SH bersama Ketua persit Kartika Candra Kirana cabang XL IV rem 084 dan unsur Muspika Kecamatan Balongpanggang membagikan air bersih kepada warga yang saat ini mengalami krisis Air Dampak Kekeringan akibat kemarau di wil Desa Sambiroto Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik.
Langkah awal Komandan Kodim 0817 Gresik ini agar diteruskan secara berkesinambungan yang akan berkelanjutan diharapkan instansi terkait menindak lanjuti termasuk perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Gresik agar kebutuhan air masyarakat bisa tercukupi khususnya di wilayah Kabupaten Gresik.
Komandan Kodim 0817 Gresik, Letkol Kav Widodo Pujianto SH, menyampaikan, dropping air bersih diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Balongpanggang Desa Sambiroto ini, “Kami sudah mengerahkan truk tangki untuk droping Air Bersih ini,” tegasnya kepada Pers, saat memberikan droping air di Desa Sambiroto, Kecamatan Balongpanggang pagi tadi.
Sambung Komandan Kodim Gresik “Insya Allah kami akan terus memberikan bantuan selama musim kemarau ini,” pungkasnya. Kodim 0817 GRESIK memberikan bantuan air bersih untuk warga Desa, dengan menggunakan unit mobil tanki air milik Kodim 0817 GRESIK, Dandim Letkol Kav Widodo Pujianto SH, memimpin secara langsung kegiatan pendistribusian air bersih ini yang cukup menyita banyak perhatian warga setempat.
Masyarakat sangat antusias terhadap upaya yang dilakukan Kodim 0817 GRESIK dalam mengatasi kesulitan air bersih di desa mereka. Terima kasih Ibu dan Pak Tentara, kami tidak tahu lagi kalau air di desa kami sudah kering maka kami akan mengalami kekeringan total. Masyarakat tidak menyangka bahwa Kodim 0817 GRESIK datang mendistribusikan bantuan air bersih.
Dandim 0817 GRESIK Letkol Kav Widodo Pujianto SH menyampaikan rasa prihatinnya kepada masyarakat setempat atas kemarau yang terjadi di daerah itu. seraya berpesan kepada masyarakat, ”untuk dapat memanfaatkan bantuan air bersih ini dengan sebaik dan seefektif mungkin serta berupaya untuk memberikan bantuan lanjutan sehingga beban kesulitan masyarakat dapat teratasi,” pungkasnya. ( Bbh.)













  





 



Kuliner Depot “Qalab” Tengah Sawah Menyajikan Menu Berbagai Khas Gresik


H. Khoirul Alim pemilik kuliner depot “Qalab” tengah sawah desa Kertosono, Kec. Sidayu – Gresik

GRESIK,RI – Selain pudak juga  krawu, kabupaten Gresik juga memiliki mekanan khas berupa aneka masakan ala tambak, menu tambak ini masih kerap disajikan kala kita berkunjung ke sejumlah desa yang dikenal sebagai kawasan tambak di Gresik. Namun terkadang menu ini hanya dianggap makanan yang biasa khasnya masakan ala tambak, satu lagi tempat kuliner di Gresik yang layak dicoba adalah masakan menu beda dengan yang lain, namanya saja kuliner depot “Qalab” disinilah kita heran mendengar sebutan kuliner Depot Qalab, padahal istilah Qalab merupakan dedemit (mahkluk qhaib) maka dari itu jangan heran dan takut dengan sebutan kuliner warung Qalab. Pemilik warung Qalab Bapak Kades H. Khoirul Alim saat didatangi oleh awak media RI (Radar Indonesia) mengatakan dengan sebutan nama warung Qalab karena tempatnya ada ditengah sawah dan jarak dari jalan raya kurang lebihnya 750 m dan berdirinya warung Qalab Januari 2017.
            Istilah kuliner “Depot Qalab” berharap suguhan menu khas tambak ini bisa melestarikan kuliner khas Gresik di tengah serbuan aneka makanan lainnya, minimal menu masakan khas tambak ini bisa terus lestari di tempat asalnya, kabupaten Gresik dan tentu saja dikenal di kancah nasional dan internasional. Beragam masakan khas tambak disuguhkan di depot Qalab wong Kertosono – Sedayu Kabupaten Gresik, mulai dari asem-asem kuthuk, pepes belut, sop buntut, ayam panggang bothok, lodeh manyung, lodeh ikan pee/ pari, gorengan ikan laut, kare ayam, sate cempe, lele kremes, urap-urap blunyo ditambah lagi sambelan.
            “Soal harganya, saya yakin cukup bersahabat jika dibandingkan kepuasan yang diperoleh setelah menyantap menu khas tambak ini”, cetuk H. Khoirul Alim yang juga kades desa Kertosono Kec. Sedayu Kabupaten Gresik ini.
            H. Khoirul Alim menyebut, untuk menyajikan menu masakan khas tambak Gresik ini, dia memboyong juru masak yang juga warga desa Kertosono Kecamatan Sedayu kampung halamannya, sedangkan resep masakan dia peroleh dari idenya sendiri juga keluarga besarnya di kecamatan Sedayu.
            Tak hanya menu masakan khas tambak, H. Khoirul Alim juga berusaha menghadirkan suasana tambak di depot Qalab wong Kertosono – Sedayu dengan memajang sejumlah alat pertambakan tradisional, misalnya seser (alat serok ikan) dan tempat angkringan, ditambah lagi fasilitas yakni musholla, toilet. Dari sejumlah peralatan tambak tradisional itu tampak menghiasi beberapa sudut depot Qalab wong Kertosono – Sedayu Gresik. (Sul)



Lampu Penerangan Jalan Wilayah Desa Melirang Sering Padam

        
Foto lampu penerangan jalan raya yang ada di Desa Melirang
          
GRESIK
,RI - Kondisi Lampu Penerangan Jalan Raya (LPJR) yang ada di wilayah dusun Galalo Desa Melirang Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Jawa Tmur secara nyata masih belum bisa berfungsi secara maksimal. Di jalan raya dusun tersebut hampir tiap malam bisa dipastikan LPJR yang terpasang di sepanjang jalan raya dusun Galalo tersebut kondisinya tidak menyala alias mati. Hal semacam ini sudah satu bulan ini terjadi pemadaman lampu.
Sesuai dengan fakta dan kenyataan yang ada di lapangan menyebutkan bahwa padamnya LPJR yang ada di tepi jalan raya yang ada di desa tersebut sudah  berjalan sejak bulan kemarin sampai sekarang ini. Padahal fungsional LPJR secara umum di jalan raya adalah untuk penerangan jalan raya bagi semua pemakai jalan raya. Tentu saja kejadian seperti ini jika dibiarkan berjalan terus menerus akan berakibat : menimbulkan angka kejahatan yang ada di wilayah tersebut, sesuai dengan kondisi yang ada di tiga Desa tersebut sering terjadi pembegalan kendaraan bermotor. Di wilayah tersebut juga sering terjadi kecelakaan lalu lintas pada waktu malam hari.
            Semua kejadian itu bisa diindikasikan karena kurang berfungsinya LPJR yang ada di  wilayah Desa tersebut.  Melihat hal semacam itu, mestinya dan sewajarnyalah untuk fihak fihak instansi pemerintah terkait yang menangani LPJR membenahi dan mengontrol kondisi LPJR yang tidak bisa berfungsi secara maksimal itu. Jangan hanya dibiarkan padam alias mati begitu saja lampu-lampu penerangan jalan raya tersebut. Jika kondisinya tetap dibiarkan begitu saja seperti pada waktu bulan bulan kemarin. Maka bisa diartikan untuk LPJR di tiga wilayah Desa tersebut hanya berfungsi sebagai hiasan belaka.
            Pendapat warga desa setempat yang sempat ditemui oleh wartawan Radar Indonesia Sidik Kasus  mengatakan bahwa, “Lampu penerangan jalan raya yang ada di jalan raya desa kami ini sudah sejak bulan kemarin mati. Padahal kondisi lampunya tidak mengalami kerusakan, tetapi sepengetahuan saya lampu tersebut memang sengaja dimatikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ini gimana kok dibiarkan mati terus menerus seperti ini…? apa lampu penerangan jalan raya yang ada ini hanya di buat sebagai pajangan jalan raya saja ta…?. Mbok ya oh kalau lampu penerangan jalan raya ini difungsikan sebagai penerangan jalan, seharusnya dan sewajarnyalah kondisinya tidak dibiarkan mati begitu saja sampai berhari-hari lamanya,ungkap warga.
            Warga lain juga mengeluhkan hal yang sama tentang kondisi lampu penerangan jalan raya yang kondisinya mati. Sebut saja namanya Paijo, “saya sebagai warga yang sering bekerja pada waktu malam hari, saya berharap lampu penerangan jalan raya ini bisa berfungsi dan nyala semua pada waktu malam hari”. Menurut pendapat saya sebagai warga yang sekaligus pemakai jalan raya pada waktu malam merasa kurang nyaman jika bekerja dan kena giliran sif malam. Pasalnya jika lampu padam pasti kondisi jalan raya menjadi gelap gulita. kalau toh terjadi kerusakan-kerusakan kecil pada lampu penerangan jalan raya ini masak sampai lama dan berbulan-bulan untuk proses perbaikannya. Jadi saya sebagai warga mengharap kepada instansi terkait mau memperbaiki lampu penerangan jalan raya tersebut sehingga bisa berfungsi normal.  ( Na )

 



Optimalkan Pembangunan DD & ADD Desa Putat Lor
Pada Sektor Sapras Lingkungan




GRESIK,RI - Dalam rangka penanganan program desa yang harus mengedepankan sistim transparansi dan keterbukaan, Pemdes Putat Lor berusaha sepenuhnya memberdayakan pada kelembagaan yang ada di desa, terutama BPD, LPMD.
Pemdes Putat Lor Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik

GRESIK,RI - Dalam rangka penanganan program desa yang harus mengedepankan sistim transparansi dan keterbukaan, Pemdes Putat Lor berusaha sepenuhnya memberdayakan pada kelembagaan yang ada di desa, terutama BPD, LPMD.
Desa yang memiliki 3 dusun yakni dusun Putat Lor, Plampang dan dusun Kletak ini berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi warganya, jadi setiap pembangunan yang dilaksanakan juga atas aspirasi dari warga baik itu melalui Musrenbangdes maupun musyawarah tingkat dusun, menurut Bapak Mas’ud Efendi, S.Sos., Sekdes Putat Lor saat ditemui Media Radar Indonesia, Kamis (07/09) di kantornya mengatakan, “Pemdes Putat Lor menjalankan pola dengan memberdayakan masyarakat dengan kewirausahaan yang berkelanjutan. ” Untuk itu kami menghimbau kepada element agar turut serta mendukung tentang adanya program-program desa disamping perawatan infrastruktur jalan, pavingisasi dan lingkungan maupun saluran air, akan tetapi bukan program itu saja, melainkan pembangunan lainnya seperti rumah dakin ada 2 unit masing-masing unit dengan anggaran 15 juta dan program tersebut setiap tahunnya selalu diprioritaskan dan juga mari saling menjaga, agar desa ini nantinya bisa berkembang lebih baik, ujarnya.
Seperti pembangunan stand desa meski masih dalam proses pengerjaan akan tetapi sudah mencapai 60%. Stand desa ada 8 lokal dengan pengerjaan tahun 2017 ini dari dana desa, itu semua juga atas aspirasi dari warga, jadi kami tinggal melaksanakan program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, karena dari sistim dari penggunaan dana desa pun kami selalu mengacu pada juknis yang ditetapkan pemerintah, yaitu transparan dan akuntabel, karena pada sektor inilah yang sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat. Dana yang dikelola desa atau DD dan ADD dana yang untuk perbaikan maupun pembangunan warga juga mengetahuinya, Sekdes                                                                 Bapak Mas’ud Efendi, S.Sos. selaku penanggungjawab desa Putat Lor juga memaparkan bahwa pembangunan di wilayah desa Putat Lor sudah selesai 100 persen untuk tahap 1 tahun 2017 seperti, pavingisasi dan lingkungan, saluran air rumah dakin untuk warga 2 unit dan rata-rata jalan sudah rampung, selain itu juga pembangunan sarana saluran air warga pun juga bisa menikmati hasilnya.
Dalam pengelola dana desa dan anggaran dana desa Bapak Mas’ud Efendi, S.Sos. Sekdes desa Putat Lor sangat berhati-hati karena dana tersebut sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat desa setiap pengeluaran dana untuk pembangunan desa Putat Lor yang memiliki 3 dusun mempublikasikan dengan cara benar dan dipasang di depan kantor desa Putat Lor, supaya masyarakat Putat Lor mengetahui hasil dan pengeluaran dana desa dan anggaran dana desa jelas.
Untuk itu program infrastruktur desa Putat Lor yang sudah terealisasi Sekdes Bapak Mas’ud Efendi, S.Sos. dan seluruh staff pemerintahan desa sangat berterima kasih kepada masyarakat dan tokoh masyarakat desa, yang telah ikut mendukung merealisasikan jalannya program pemerintahan secara positif sehingga saat ini desa kami selangkah lebih maju di bidang infrastruktur untuk saling menjaga dan merawat karena nantinya masyarakat yang merasakan hasilnya, sementara Pemdes Putat Lor berharap program dana desa berkelanjutan pasalnya adanya dana desa perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. (Sul)






Pengarahan Kapolres Gresik Tentang Tertib Berlalu Lintas Dan Pengamanan Hari Raya Idhul Adha 1438 H 2017

GRESIK,RI -- Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1438 H atau Hari Raya Qurban yang jatuh pada hari Jumat 1 September 2017 seluruh kendaraan yang bertonase besar dilarang melintas mulai hari ini, Kamis 31 Agustus 2017 hingga Minggu 3 September 2017. ( 31-08-2017).
Kapolres Gresik menyampaikan paparan,” Para Pengusaha Kendaraan Umum dan Kendaraan Barang agar mematuhi Tertib Berlalu Lintas Tahun 2017.” kata Ka Polres. Tampak dalam pemaparan Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito S.I.K. M.Ap di Kantor Dinas Perhubungan Kab. Gresik turut mendampingi Bupati Gresik DR. Ir. Sambari Halim Radianto ST. M.Si., Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya juga Dandim 0817/Gresik Letkol Kav. Widodo Pujianto SH.serta Para Perwira jajaran Kodim 0817/Gresik dan Polres Gresik serta PNS Pemkab. Gresik.
Hal tersebut menyusul diterbitkannya Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Pehubungan Darat Nomor : SE. 16/AJ.201/DRJD/2017 tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Pembatasan Operasional Kendaraan Angkutan Barang Pada Saat Libur Panjang Hari Raya Idul Adha Tahun 2017. Sebagai tindak lanjut atas surat edaran tersebut, Bupati Sambari menginginkan aktifitas operasional angkutan pertambangan untuk meliburkan aktifitasnya sementara waktu sesuai dengan surat edaran yang telah ditetapkan oleh Kemenhub tersebut.
“Untuk sementara waktu, saya minta kepada pengusaha angkutan pertambangan untuk meliburkan aktifitasnya sementara waktu hingga tanggal 3 September 2017 demi kelancaran arus lalu lintas,” kata Bupati. Hal itu disampaikan usai melaksanakan apel gelar pasukan untuk pengamanan Idul Adha 1438 H / 2017 yang diikuti oleh seluruh jajaran kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP di halaman Kantor Dinas Perhubungan tadi pagi. Untuk itu, Bupati Sambari memerintahkan Dinas Perhubungan untuk melakukan pemantauan terkait kondisi arus lalu lintas di jalur utama Kabupaten Gresik dan selalu melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Tidak hanya itu, guna menekan angka kecelakaan yang kerap kali terjadi dan mengurangi polusi udara, Bupati Sambari mengingatkan para pengusaha untuk melakukan uji kelayakan (uji KIR) kendaraan operasionalnya. Sebab, jika kendaraan yang digunakan untuk operasional tersebut tidak layak beroperasi, maka ditakutkan terjadi hal-hal yang membahayakan. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya menjelaskan bahwa larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang ini berlaku pada jalan nasional, ini merupakan bentuk antisipasi kepadatan lalu lintas menghadapi libur panjang Hari raya Idul Adha 2017.
“Untuk kendaraan angkutan barang yang mengangkut sembako (Sembilan bahan pokok), BBM, Bahan Bakar Gas, ternak, pupuk, susu murni, barang antaran pos dan bahan baku ekspor/import boleh beroperasi selama masa libur panjang perayaan Idul Adha,” ujar Andhy.
Andhy juga mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan personel guna melakukan pengawasan dan menyiapkan rambu-rambu lalu lintas tambahan selama berlakunya surat edaran tersebut. ( Bbh.)




Tingkatkan Pelayanan, Pegawai Puskesmas Gresik Dibekali Pelatihan

GRESIK,RI – Puskesmas dinilai memiliki peran sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Untuk itu, upaya peningkatan kualitas pegawai puskemas diperlukan guna memberikan pelayanan prima. Upaya itu yang saat ini tengah dilakukan oleh Pemkab Gresik. Salah satunya dengan memberikan pembekalan kepada pegawai puskesmas melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Manajemen Puskesmas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Djoko Sulistio Hadi berharap melalui diklat tersebut, puskesmas dapat meningkatkan kualitas SDM dan pelayanan terhadap masyarakat di bidang kesehatan di tingkat pertama atau tingkat paling bawah. “Peningkatan SDM dan pelayanan menjadi fokus utama program di era pemerintahan reformasi, karena itu ASN (Aparatur Sipil Negara) harus benar-benar professional,” kata Sulistio dalam acara Diklat Manajemen Puskesmas di kantor Bupati Gresik, Kamis (07/9/2017).
Menurut Sulistio, pelatihan Manajemen Puskesmas tersebut merupakan sarana dan upaya bagi pegawai puskesmas di Gresik dalam meningkatkan pengetahuan dan profesionalitas saat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Puskesmas dikatakan punya peran penting dalam keberhasilan pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Gresik, terlebih di bidang ekonomi. Sebab, derajat kesehatan akan berpengaruh pada peningkatan produktifitas tenaga kerja.
Kepala Bidang Kompetensi Teknis pada Badan Diklat Provinsi Jawa Timur Nawang Ardiani mengungkapkan, tuntutan pelayanan publik di era persaingan global semakin tinggi. Karena itu, puskesmas diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik. “Di era seperti sekarang ini, masyarakat ingin pelayanan yang berkualitas. Oleh sebab itu, petugas harus bisa mewujudkan dimensi yang luas dan kompleks serta dinamis dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik Nadlif menjelaskan, kegiatan Diklat Manajemen Puskesmas diikuti sebanyak 35 Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat manajerial di Puskesmas. ( Bbh.)


sidikkasus-ri

Komentar