Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72

Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72
Desa Tambar – Jogoroto – Jombang

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA
KPH MOJOKERTO MEMBAGIKAN HEWAN QURBAN DI BKPH KAMBANGAN ADM KPH MOJOKERTO ASPER BESERTA STAFF BPKH DR. BUDI WIDODO

MOJOKERTO,RI - Hasil Temuan PPDB Online SMAN Sooko Sarat Rekayasa


              MOJOKERTO,RI - Walaupun sudah berlangsung beberapa bulan lalu, namun Pelaksanaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB ) Online 2017 di SMAN 1 Sooko, masih menyisakan masalah. Sistem PPDB tersebut belakangan menuai banyak protes. Pasalnya ada dugaan kuat penerimaan calon siswa baru tahun 2017 dimainkan oleh oknum panitia PPDB. Buktinya ada pendaftar bisa diterima dibawah nilai pagu yang sudah ditentukan Dari informasi yang dihimpun RI dari Kepala Sekolah (Kasek) Endang Binarti melalui humasnya Anik Pancawati, menerangkan bahwa Nilai Ujian Nasional terendah yang diterima di SMAN 1 Sooko pada PPDB Online 2017 adalah 226,0. " Tetapi soal penerimaan siswa baru ini semua kewenangan Cabang Dinas pendidikan Propinsi jawa timur, pihak kami tidak tahu apa apa," kilahnya.
Anehnya Apa yang diterangkan pihak SMAN 1 Sooko sangat berbeda jauh dengan hasil pengumuman Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur secara online pada (7/7) pukul 00.30 bahwa Nilai Ujian Nasional terendah yang diterima di SMAN 1 Sooko adalah 255,2. Saat konfirmasi wartawan, bagaimana proses siswa dengan NUN 226,0 bisa diterima di SMAN 1 Sooko, pihak SMAN 1 Sooko seakan bungkam dan tak mau menjelaskan. " Itu bukan kewenangan kami soal PPDB, kami tinggal terima saja dari data yang diterima propinsi," kata Anik. Terkait persoalan ini langsung direspon oleh aktifis peduli pendidikan. Ketua Umum Barakuda Indonesia Hadi Purwanto, mengaku dari temuan dilapangan telah menemukan dugaan kuat ada salah satu anak pejabat lingkungan Kabupaten Mojokerto, berasal dari SMP wilayah Puri dengan nilai cukup rendah yakni 226,0.
Sementara anehnya siswa ini bisa diterima di SMAN 1 Sooko, padahal ada nilai yang lebih tinggi, dan mereka bertahan hingga pengumuman usai, tetap tereliminasi dari penjaringan alias tidak diterima," ungkapnya. Tak cukup disini, lanjut Hadi persoalan ini dijanjikan akan tetap ia persoalkan  secara hukum. " Sebab dugaan kuat ada permainan kotor terkait PPDB online 2017," pungkasnya. (Bram)





Proyek GMSC Kota Mojokerto Sempat Di Khawatirkan Mangkrak


MOJOKERTO,RI - Sempat dikuatirkan mangkrak, pembangunan gedung perijinan terpadu Graha Mojokerto Service City (GMSC) akhirnya berlanjut. Pihak Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) setempat telah menunjuk PT. Ardi Tekindo Perkasa Surabaya (ATP) sebagai mitra pengerja proyek senilai Rp 31.763.752.000. Hanya saja, proyek yang diharapkan dapat difungsikan tahun depan tersebut dipastikan tidak bakal tuntas tahun ini.
Pemkot setempat meninggalkan setidaknya lima item pekerjaan yang dua diantaranya sangat vital karena; kehabisan dana. "Sudah muncul pemenang tender proyek ini, yakni PT ATP. Pelaksana ini merupakan rekanan kami dari pekerjaan rehabilitasi trotoar Jalan Gajah Mada tahun lalu," papar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) GMSC, Ferry Hendri, kemarin. Henry mengatakan setidaknya mulai minggu depan pihak kontraktor pelaksana akan mendatangkan sejumlah alat berat ke lokasi proyek di Jalan Gajah Mada. "Mulai minggu depan sejumlah alat berat akan dikirim ke lokasi. Kalau sekarang (dilokasi, Red) belum mungkin masih dibersihkan," imbuhnya. Menurut Henry, mengacu kontrak yang ada masa pekerjaan yakni selama 120 hari terhitung mulai 31 Agustus-28 Desember 2017.
Sementara pekerjaan yang disepakati meliputi struktur pembangunan ruang genset dan ruang panel, arsitek untuk pemasangan keramik, cat, plesterisasi dan pemasangan pintu serta kaca. Pekerjaan lainnya yakni mekanikal plumbing, pengadaan bio septitank, PMK, AC, pompa hibdran, pekerjaan elektrical pekerjaan panel kabel dan lampu penerangan serta penangkal petir. "Ditambah, elektronika yang meliputi pemasangan kamera pengawas atau CCTV, IP TV, sound sistem, fire detektor dan listrik. Terakhir landscape berupa paving dan aspal," urainya. Henry menuturkan proyek tersebut akan menyisakan sejumlah pekerjaan. Diantaranya adalah pengadaan eskalator, lift, pagar dan genset. Termasuk satu pos pintu masuk, tahun ini PU akan menyelesaikan dua pos. Satu pos sisanya dilanjut pada pengadaan berikutnya.
Menurut Ferry estimasi nilai kekurangan pekerjaan mencapai kisaran Rp 6-7 miliar. "Dan itu tidak mungkin dianggarkan dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan). Sebab terkendala waktu pemesanan lift dan eskalator minimal empat bulan. Untuk lift juga harus lolos uji kelayakan Disnaker propinsi. Belum lagi tahapan lelang yang juga butuh waktu panjang," pungkasnya. (Bram)





Pungutan  Tambahan Dan SPP Di SMAN Kutorejo Mojokerto Di Keluhkan Walimurid


MOJOKERTO,RI - Sejumlah Walimurid mengeluhkan pungutan tambahan selain SPP,  kini terjadi di SMAN 1 Kutorejo, wali murid mengeluh terkait pungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah, pasalnya selain membayar SPP sejumlah 85 ribu, murid juga dibebani uang pungutan yang cukup tinggi berdalih untuk kelangsungan program sekolah.
Eni (35),  seorang walimurid menjelaskan, merasa keberatan terhadap pungutan yang dibebankan pihak sekolah, rapat wali murid saat itu disampaikan selain uang SPP, tiap murid juga harus membayar sejumlah uang untuk program pendidikan SMAN 1 Kuterojo yakni sejumlah 115 ribu perbulan," katanya, Kepada Radar Indonesia, kemarin. Anehnya lanjut Ani, orang  tua dan wali murid disuruh membuat surat pernyataan yang formulirnya sudah disiapkan pihak sekolah, lalu wali murid beserta siswa disuruh mengisi surat pernyataan dan bertanda tangan diatas materai, ketika dalam forum rapat tiak ada yang berani usul atau protes, takut anak kita diintimidasi, tetapi sesuai kenyataan saya merasa berat dengan pungutan tersebut," ungkapnya.
Sementara Kepala Sekolah Samsul Muarifin melalui humasnya Zainul saat ditemui wartawan membantah, bahwa pungutan yang dilakukan tidak sebesar itu, pernyataan diisi sesuai dengan kemampuan, tidak harus 115 ribu, buktinya ada yang bayar 50 ribu juga 20 ribu, pihak sekolah tidak ada unsur memaksa tetapi semuanya itu sifatnya menyumbang dengan ihklas untuk pelaksanaan program pendidikan," jelasnya.
Sumber secara terpisah dari keterangan Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Ismail pribadi menyatakan bahwa semua bentuk pungutan yang dilakukan pihak sekolah itu tidak dibenarkan kecuali SPP yang nilainya sesuai dengan edaran Gubernur, Ketua dewan berjanji segera melakukan sidak melalui komisi IV yang membidangi soal pendidikan agar segera turun guna klarifikadi terkait pungutan tersebut," pungkasnya. (Bram)





Walikota Marah, Belasan Proyek Gagal Digelar Akibat Salah Posting Anggaran


MOJOKERTO,RI - Kandasnya pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur tahun ini tidak ayal membuat Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus geram. Walikota menanggapi serius kesalahan penganggaran Eksekutif yang berimbas pada terhambatnya proses serapan anggaran proyek fisik bernilai miliaran rupiah itu. Sekedar diketahui, tahun ini belasan proyek gagal terserap karena salah posting. Proyek tersebut yakni Penataan Lingkungan, pembangunan kampus PENS, pembangunan kantor Kecamatan Kranggan serta beberapa proyek yang lain masuk alokasi Belanja Modal dalam buku APBD 2017.
Seharusnya, proyek-proyek ini berada di plafon Belanja Pengadaan Barang dan Jasa sehingga bisa diserap.  " Saya sendiri tidak habis pikir kenapa kok bisa seperti itu. Sepertinya memang ada kesalahan penganggaran," ujar Walikota Masud Yunus, kemarin. Menurut Walikota, seharusnya proyek-proyek tersebut bisa diserap. "Harusnya proyek-proyek tersebut masuk pos Belanja Pengadaan Barang dan Jasa. Kalau seperti ini, tidak mungkin bisa dilaksanakan tahun ini sebab masuknya di pos Belanja Modal," katanya.
Ia berharap, proyek-proyek tersebut bisa diserap seluruhnya tahun ini. "Saya harapkan nanti bisa dirubah waktu PAK," tambahnya. Yai Ud mengutarakan setiap proyek yang telah diprogramkan masuk skala prioritas. "Semua proyek prioritas," tandasnya. Pemkot Mojokerto secara mendadak membatalkan pembangunan dua proyek prestisius yang sudah dialokasikan anggarannya sebesar Rp 20 miliar.Proyek pertama yang batal yakni pembangunan Kantor Kec. Kranggan senilai Rp 7 miliar dan Kampus PENS Rp 13 miliar. Kepastian pembatalan proyek yang ditunggu masyarakat ini diambil dalam rapat staff yang dipimpin Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus, Senin (21/8) lalu. Kantor Kecamatan Kranggan batal dibangun karena pertimbangan waktu pelaksanaan.
Sedangkan untuk pembangunan Kampus PENS gagal dilaksanakan karena harus dilakukan perubahan pada pos APBD. Sebelumnya anggaran pembangunan PENS Rp.13 miliar dimasukkan dalam pos belanja modal. Karena gedung PENS nantinya bakal dihibahkan kepada pihak ketiga, maka pemerintah pusat memerintakan harus memindah pos anggarannya. (Bram)





Walikota Pingin DKM Ciptakan Seni Khas Kota Mojokerto


MOJOKERTO,RI - Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus, Selasa malam (5/9) membuka acara pekan seni Dewan Kesenian Kota Mojokerto (DKM) tahun 2017. Bertempat di Panggung Terbuka DKM, Komplek GOR Seni Mojopahit Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto, Kiai Ud hadir didampingi Kepala OPD, Pengurus DKM dan pelaku seni Kota Mojokerto. 
Walikota dalam sambutannya mengatakan  langkah DKM untuk mengembangkan kesenian sebagai aset budaya di Kota Mojokerto. “Saya berharap Dewan Kesenian Kota Mojokerto untuk terus menggagas dan berupaya meningkatkan kreatifitas seniman. Sehingga dapat terus menghasilkan seniman yang berkualitas,” tuturnya. Perlu adanya upaya menggali dan mengembangkan seni khas Kota Mojokerto. “Seniman Kota Mojokerto harus mampu menggali dan menciptakan seni khas Kota Mojokerto. Seperti lagu, tari hingga lukisan yang bisa dinikmati masyarakat,” imbuhnya. Terlebih dengan visi moral harapan Walikota  melalui kesenian bisa mewujudkan generasi Kota Mojokerto yang bermoral, berakhlak mulia dan berbudi luhur seperti yang diajarkan oleh generasi terdahulu.
Usai menyampaikan sambutan, Walikota yang didampingi Ketua Umum DKM Oki  Sunarko menggoreskan kuas pada bidang lukis tanda dimulainya acara Pekan Seni. Kemudian meninjau puluhan lukisan karya seniman Kota Mojokerto .Orang nomor satu di Kota Mojokerto itupun mengapresiasi lukisan yang ditampilkan karena sarat akan makna dan karya seni yang tinggi. Pihaknya optimis seniman Kota Mojokerto yang dapat bersaing dengan pelukis nasional.
Pameran lukisan berlangsung hingga tanggal 9 kemarin. Dan dalam acara pekan seni Dewan Kesenian Kota Mojokerto tahun 2017 berbagai acarapun digelar bulan September ini digelar acara pagelaran sendratasik dan pemutaran film pementasan musik kelompok Girilaya. Pementasan tari pementasan musikalisasi puisi dan  digelar pementasan teater. (Bram)



Komentar