Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72

Kegiatan Peringatan HUT RI Ke 72
Desa Tambar – Jogoroto – Jombang

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA

DALAM RANGKA HARI BESAR IDUL ADHA
KPH MOJOKERTO MEMBAGIKAN HEWAN QURBAN DI BKPH KAMBANGAN ADM KPH MOJOKERTO ASPER BESERTA STAFF BPKH DR. BUDI WIDODO

PEMALANG RI - 56 Penghuni Rutan Klas II B Pemalang Dapat Remisi di HUT RI Ke 72 - Media radar indonesia Sidik Kasus Ri

                     PEMALANG,RI - Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan HP. S.H., S.I.K. melaksanakan giat acara Penyerahan Remisi umum kepada warga binaan Lapas Kelas II B Pemalang dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017 di Rutan Klas II B Pemalang, Kamis (17/08).
Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Pemalang, Martono S. Pd., Dandin 0711/Pemalang, Letkol Inf Edy Supriyadi, Kepala Rutan Pemalang, Hisyam Widodo Amb. ib SH.MM, Ketua PN Pemalang, Abdul Ghofur SH.MM, Kajati Pemalang, Bambang Supriyambodo SH, Forkompinda Pemalang, para Warga binaan Rutan pemalang dan tamu undangan.
Hisyam Widodo mengatakan dalam sambutannya bahwa rutan klas II B dengan kapasitas 120 orang saat ini ditempati oleh 191 orang, terdiri dari 100 tahanan, 91 narapidana.
Kapolres Pemalang menyerahkan remisi umum I kepada 52 orang, dan Remisi II (langsung bebas) kepada 4 orang. Sedangkan 6 orang sampai saat ini masih menunggu proses persetujuan dari Dirjenpas atas nama Menteri karena terkait dengan PP No. 99 tahun 2012.
Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolres Pemalang mengungkapkan bahwa : Proklamasi kemerdekaan Indonesia bukan hanya merupakan deklarasi kebebasan dari segala bentuk penindasan penjajah, lebih dari itu, momen tersebut juga dimaknai sebagai suatu komitmen dari seluruh rakyat Indonesia untuk membangun negara yang mandiri serta mampu memberikan perlindungan terhadap segenap tumpah darahnya.
Pemasyarakatan sebagai sarana dalam “nation and character building” harus dapat memberikan sebuah makna bahwa negara dituntut untuk program pembinaan. Salah satu yang diharapkan dapat menstimulir setiap narapidana dan anak agar mampu melakukan sielf-propelling adjustment yaitu kemampuan penyesuaian diri untuk kembali ke masyarakat dan ikut berperan aktif dalam pembangunan. Pemerintah memberikan apresiasi berupa pengurangan masa menjalani pidana (remisi) bagi narapidana dan anak yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi dan disiplin tinggi dalam mengikuti program pembinaan dengan baik serta telah memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Pemberian remisi terhadap narapidana dan anak pada hari ini, bukan semata-mata merupakan suatu hak yang didapatkam dengan mudah dan bukan pula merupakan bentuk kelonggaran-kelonggaran agar narapidana dapat segera bebas. Bagi seluruh narapidana yang mendapat remisi, saya ucapkan selamat dan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan, tetaplah menjadi pelayan masyarakat yang mempunyai semangat mengabdi dengan tulus dan ikhlas penuh dedikasi, memiliki komitmem untuk mnjaga integritas moral dan memiliki keyakinan untuk membangun pemasyarakatan yang lebih baik. ( A. QODIR)                                   


KAMRAD, Melakukan Aksi Dan Audensi, Desak DPRD Untuk Selesaikan Permasalahan Yang Ada Di Kabupaten Kendal
                  KENDAL,RI - Puluhan Para Aktivis Kendal yang tergabung dalam Komite Aksi Masyarakat Kendal (KAMRAD) mendatangi Gedung DPRD Kendal untuk menuntut berbagai permasalahan di Kendal (Selasa,15/8). Dan setelah menunggu cukup lama, mereka pun ditemui para anggota Dewan Kendal dari berbagai Fraksi yang menyambutnya secara positif dan antusias. Kemudian para Aktivis Kamrad pun mengungkapkan keprihatinannya atas berbagai persoalan Kendal diantaranya tentang persoalan tukar guling HGU PT. Sumur Pitu dengan PT. Semen Indonesia yang telah mengorbankan 3 (tiga) petani penggarapnya yang dipenjara.
Kemudian dugaan penyelewengan rencana Proyek Normalisasi Kali Pecut di Desa Bangunsari Patebon yang diprotes warganya, dan Perda Kendal Nomor: 02 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Dan semua itu sebelumnya disuarakan para aktivis Kendal didepan Gedung Dewan dengan bentangan spanduk yang berisi beberapa tuntutannya. Menurut Koordinator Aksi, Bambang Susilo dalam releasenya menegaskan jika aksinya ini dilakukan sebagai bagian peran serta masyarakat guna menciptakan iklim kondusif serta mewujudkan pemerintahan Kendal yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Pimpinan Dewan dari berbagai Fraksi di DPRD Kendal saat menerima aspirasi Kamrad di ruang paripurna dewan (Selasa, 15/8). “Dalam membangun Kendal perlu ada kebersamaan dan transparansi, makanya kami menuntut keadilan yang pancasilais,” ungkapnya.
Bahkan dalam realeasenya yang mencantumkan beberapa LSM lainnya menyayangkan sikap arogansi penguasa Kendal yang diduga telah turut andil melakukan intimidasi kepada warganya. “Kami mendesak DPRD Kendal untuk membentuk Tim Independen guna mengungkap permasalahan kendal,” tandas Bambang.
Sementara itu Kepala Kominfo Kendal, Muryono saat dikonfirmasi media ini atas beberapa tuntutan para aktivis kendal yang disampaikan kepada Bupatinya, namun hingga ditulisnya berita ini belum juga membalasnya. Selanjutnya hasil penelusu RI Kendal, memang selama ini beberapa permasalahan di Kendal semakin menyeruak ke permukaan, terutama yang menyangkut disharmonisasi pemerintahan kendal yang terkesan salah urus dan salah jalan.
Dimulai dari penataan alih fungsi kantor yang amburadul, penataan personil yang tidak profesional, karena ada salah satu jabatan di BUMD tidak sesuai keahliannya. Juga terlunta-luntanya pemilihan Sekda baru, dugaan kongkalingkong proyek-proyek di Kendal yang akibatnya hingga kini belum dapat dilaksanakan dengan baik serta dugaan kasus moral oknum pejabat Kendal yang kian memprihatinkan. Dan disamping itu prilaku para anggota Dewannya pun yang kini lebih doyan plesiran ketimbang melakukan pengawasan atas pemerintahan kabupaten Kendal.
Sehingga hal ini memicu antipati rakyat terhadap kepemimpinan serta prilaku oknum pejabat tersebut yang telah merugikan rakyat pemilihnya. Makanya hadirnya KAMRAD yang terdiri dari LSM Buser Indonesia, SPR SAPUTRA, Gardhika, KP2BK, LCKI, Progres, JAMAN, MAPILA., LEPAAK dan Kelabang hitam di gedung dewan saat ini merupakan bukti adanya kemandulan dewan dalam menjalankan peran, fungsi dan tugasnya selaku wakil rakyat, dan masyarakat Kendal kini sudah menanti perubahan, tetapi faktanya masih nihil, belum ada kemajuan imbuhnya. ( RKM )


Kasus Kejahatan Yang Ditangani Oleh LSM GMBI Dan POLSEK Tersono Batang

                 BATANG,RI - Masih dalam rangka menyambut HUT. Republik Indonesia (RI) pada 14/8 sebuah tragedi penganiayaan yang mana berasal dari sebuah Turnamen Bola Vlly di lapangan Tersono. Tidak tau ujung pangkalnya, menurut keterangan Suwarno selaku korlap (koor dinator lapangan) pertandingan bahwa korban Ahmad Ainudin (20) yang berboncengan dengan temannya yang tidak disebut namanya ke arah pulang karena pertandingan telah selesai, sesampainya di dekat lapangan Tanjungsari korban AA didapat oleh beberapa orang dan langsung dipukuli oleh 5 (lima) orang, yang kemudian dilepas, sesampainya di depan SD Kranggan oleh pelaku yang sama AA dianiaya kembali, karena keadaan korban agak parah, maka oleh ayah korban langsung melapor ke Polsek Tersono yang kemudian dilakukan untuk visum dengan keberadaannya sebagai bukti atas apa yang menimpanya pada korban di RSUD Limpung, dan sakit yang dideritanya adanya memar di kepala dan sakit di perut karena diinjak-injak.
Sewaktu AA di tanya permasalahannya, tidak ada karena pelaku adalah tetangga sekampungnya. Pasca pelaporan hingga Senin 21 per 8 ternyata belum ada tindak lanjut, sementara pelaku dengan bangga dan bebasnya berkeliaran di kampung mereka seolah-olah paling kuat dan kebal hukum, sehingga membuat geram dan jengkel warga desa Kranggan, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang. Dan seketika itu juga ada 50 orang, pengerahan massa dari Desa Kranggan, yang mana sebagian besar juga anggota GMBI, untuk menghadap ke Mapolsek Tersono, Polres Batang untuk segera mengambil tindakan, kami menuntut agar proses hukum secepatnya dilaksanakan, dengan maksud untuk dapat memberikan Efek Jera kepada pelaku, karena sering membuat ulah, tutur Suwarno.
Dengan kehadiran 50 orang ini disambut baik oleh Kanit Reskrim Polsek Iptu Budi Utomo, berkaitan Kapolsek Tersono AKP Waluyo Hadi Purnomo masih ada rapat di Polres, setelah disampaikannya tujuan atas kedatangannya, masa dengan tertib Kembali ke tempat masing-masing. dari pihak Kepolisian memanggil saksi lagi dan melakukan gelar perkara, terang Budi Utomo.
Laporan diterima Kapolsek Tersono AKP Waluyo Hadi Purnomo, yang pada waktu itu dapat dihubungi Senin malam dan beliau mengatakan kasus tersebut sebenarnya sudah selesai dan bukan merupakan kasus penganiayaan, yang selanjutnya diserahkan ke ketua panitia penyelenggaraan perlombaan. Karena kejadian tersebut bermula dari pertandingan bola voli dan menimbulkan kerusuhan para suporter, dan hal ini oleh penyelenggara diserahkan ke kepala desa, jelasnya. (Pdr/Yf)


Penemuan Mayat Perempuan di Pematang Sawah Desa Ambokulon Comal

                      PEMALANG,RI - Polsek Comal Resor Pemalang Jawa Tengah dipimpin langsung Kapolsek Comal, Resor Pemalang, Polda Jateng, AKP Utomo, S.H. dengan sigap datangi TKP penemuan mayat di pematang sawah milik H.Slamet ikut Desa Ambokulon Rt.01 Rw.01 Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.Senin (21/08/2017).
Kejadian berawal pada saat Warkumi (SI) binti Camong, 61 th bersama Kartumi (SII) binti Taryani, 49 th yang sedang mencari sisa hasil panen padi di petak sawah milik H.Slamet ikut Desa Ambokulon Rt.01 Rw.01 Kec.Comal Kab.Pemalang  melihat sosok mayat dalam keadaan tertelukup dan sudah mengeluarkan bau. Selanjutnya (SI) dan (SII) pulang dan memberitahukan kepada orang yang sedang duduk-duduk di Pos ronda serta melaporkan kepada perangkat desa Ambokulon dan diteruskan ke Polsek Comal oleh perangkat desa Ambokulon,"ujar Wakumi.
Atas kejadian tersebut Kapolsek Comal AKP Utomo. S.H., bersama Waka Polsek Comal, KanitReskrim, Anggota SPK, Anggota Reskrim dan Tim Medis Puskesmas Purwoharjo Comal dipimpin Dr.Konita dan 2 staf Puskesmas Comal, Tim Inafis Polres Pemalang mendatangi Tkp (Tempat Kejadian Perkara) serta, mengamankan Tkp  dan olah Tkp oleh Reskrim dan Unit Inafis Polres Pemalang," papar Utomo.
Dari hasil pemeriksaan medis, mayat diperkirakan sudah meninggal 3 hari sampai 4 hari dan mayat sudah rusak mengeluarkan bahu, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," jelas Konita.
Korban diketahui bernama Kholida binti Salas, Buruh tani, 50 th, Alamat Desa Tegalontar Rt.02 Rw.01 Kec.Sragi Kabupaten Pekalongan, tinggi badan 150 cm, umur 50 th, perawakan kurus memakai kerudung coklat, baju warna hijau celana pendek hitam. Dan menurut keterangan dari suami Korban, Kumpul (60) yang datang keTkp mengatakan bahwa korban mengalami gangguan jiwa (Depresi) dan meninggalkan rumah pada hari Senin tanggal 14 Agustus 2017. Selanjutnya Kapolsek Comal AKP Utomo.SH menyerahkan jenasah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. ( Tatas )


Puncak Peringatan HUT RI ke-72 Bersama Bupati Demak di Kecamatan Sayung
 
                 DEMAK,RI - Puncak Peringatan HUT RI ke-72 di halaman Kecamatan Sayung berlangsung sangat meriah. Acara yang digawangi oleh Karman selaku Ketua Panitia berlangsung pada Sabtu pagi, 26 Agustus 2017, menyediakan berbagai macam doorprize, dan diantaranya adalah kambing hamil sumbangan dari Bupati Demak. Bagi yang mendapatkan doorprize kambing, Bupati berpesan agar jangan disembelih tetapi dibuat agar bisa produktif.

Bupati Demak, H.M. Natsir didampingi Wakil Bupati Demak, Joko Sutanto, mengikuti jalannya acara Peringatan HUT RI ke-72 dengan cukup antusias. Dalam sambutannya, beliau menekankan agar warga di Kecamatan Sayung untuk lebih mencintai dan meningkatkan kemampuan wilayahnya sendiri. "Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Sayung orang asli Sayung (Bambang Sutarto, S.IP., red) dan Camat Sayung pun saat ini dijabat oleh orang asli Sayung (Sugianto, S.IP., M.M. red). Sayung sekarang sudah maju dibandingkan zaman dahulu, dan Sayung sekarang agar dibuat lebih indah karena merupakan pintu gerbang selamat datang yang berbatasan dengan wilayah Kota Semarang." papar Bupati yang dikenal sebagai Bupati Kabupaten Pramuka.
Pada acara tersebut, beliau menyerahkan bantuan berupa beasiswa kepada 22 anak sekolah, bedah rumah di 6 desa, serta bantuan lainnya. Camat Sayung dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Demak pada puncak acara peringatan HUT RI Tahun 2017 ini. Selain itu, Zamroni, selaku Ketua Paguyuban Kepa Desa se-Kecamatan Sayung juga merespon baik atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Demak pada acara tersebut. (Tapsuri)


Rengiat Masyarakat Di Wilayah Hukum Polda Jatim

              JATIM,RI - Pada hari Senin tanggal 21 Agustus 2017 yang dihimpun sampai dengan pukul 17.00 WIB sebagai berikut : Bidang POLITIK. Pukul 08.00 Wib di  Gedung Negara Grahadi Jl. Gubernur Suryo No. 7 Surabaya, akan dilaksanakan pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Walikota Madiun Sisa Masa Jabatan Tahun 2014 - 2019. H. Sugeng Rismiyanto, S.H., M.Hum, oleh Gubenurn Jatim dan pelantikan Ketua TP. PKK dan Dekranasda Kota Madiun Sisa Masa Bakti Tahun 2014 - 2019 oleh Ketua TP. PKK dan Dekranasda Provinsi Jatim.
Pukul 07.00 wib s/d selesai di Kabupaten Bangkalan, akan dilaksanakan tahapan pelaksanaan Pilkades serentak Tahap III tahun 2017 Kabupaten Bangkalan dimana yang mengikuti pilkades serentak sebanyak 13 desa  dan saat ini memasuki tahap pencacahan dan klarifikasi balon kades (terhitung dari tanggal 04 Agustus 2017 s/d 30 September 2017), sebagai penangung jawab Ketua P2KD. Dengan rincian sebagai berikut:7 Desa melaksanakan Pencacahan, 6 Desa melaksanakan Klarifikasi.
Bidang EKONOMI. NIHIL
Bidang SOSBUD. Pukul 07.00 s/d 16.00 Wib di depan PT. Kemilau Bumi Santosa, Ds. Ambeng-ambeng Watangrejo Kec. Duduk Sampeyan Kab. Gresik, akan dilakukan aksi Mogok Kerja lanjutan oleh 19 orang karyawan PT. KBS, Korlap. Sdr. SUBARI /JAZULI. Menuntut : Upah sesuai UMK Kab. Gresik dan Kekurangan gaji 2 thn dan THR 2017.
Pukul 07.00 Wib di PT. Tunas Baru Lampung Jl. Raya A. Yani Kec. Gedangan. Sidoarjo, akan dilakukan aksi Mogok Kerja karyawan yang tergabung dalam PUK SBSI Lomenik. Tuntutan pekerjakan kembali 7 orang karyawan yang di PHK sepihak. Estimasi massa ± 80 orang.
Pukul 08.00 Wib di di PT. Karya Karang Asem Indah Jl. Raya Pabean Sedati, Kab. Sidoarjo, akan dilaksanakan aksi Mogok Kerja lanjutan karyawan yang tergabung dalam PUK SPAI FSPMI. Estimasi massa ± 50 orang, tuntutan : Upah pekerja mulai 20 Maret s/d sekarang yang belum dibayar dan THR 2017.
Pukul 07.00 s/d 16.00 Wib di Kantor DPRD Pasuruan, Pemkab Pasuruan, dan kantor proyek PP, akan dilakukan aksi unras warga Ds. Tejowangi Kec. Purwosari tegabung dengan elemen Tebang (Towangi Bangkit), massa ± 100 orang, korlap. Sdr Amin. Tuntutan : penempatan balai desa yang tidak startegis serta dampak proyek tol Malang Pandaan.
Pukul 08.00 s/d 16.00 Wib  di Pemkab Pasuruan, akan dilakukan aksi unras karyawan PT. DMB Footwear Manufacture menuntut penegakan hukum ketenagakerjaan serta hak pekerja agar dipenuhi, massa ± 30 orang. Korlap Tolip/Adi dan PT. Bo Kyung menuntut hak normatif yang belum dipenuhi. Massa ± 10 orang. Korlap Sdr. Munir.
Bidang KEAMANAN. Pukul 05.30 s/d 15.00 Wib di areal tambang emas PT. Bumi Suksesindo (BSI) Ds. Sumberagung Kec. Pesanggaran Kab. Banyuwangi, dilaksanakan giat peledakan/blasting PT. BSI, Pj. Sdr. Ismed Siregar - Plt. Kepala Teknik Tambang (KTT)           PT. BSI.
Pukul 09.00 WIB s/d selesai di Ds. Karanggede Kec. Arjosari. dilaksanakan peledakan/blasting dalam rangka proyek pembangunan Waduk Thukul Pacitan. Massa + 10 orang, penanggung jawab PT. Brantas Abipraya. (AIDAH)

Wabup Blitar Ajak Masyrakat Jihad Lawan Narkoba

                 BLITAR,RI - Wakil Bupati (Wabup) Blitar Marhaenis Urip Widido mengajak elemen masyarakat Blitar untuk melawan peredaran narkoba. Sebab siklus peredaran narkoba kini sangat memprihatinkan, bahkan sudah mencapai sasaran anak-anak. Orang nomor dua di kabupaten Blitar mengatakan, dengan adanya teknologi dan perkembangan zaman perkembangan narkoba selalu mengimbanginya. Bahkan ada yang menyerupai makanan dan minuman dengan kemasan yang sangat menarik. Maka dari itu, perlu adanya usaha pencegahan peredaran narkoba yang ada di zona wilayah kita. Utamanya pada jajaran pemerintah baik kabupaten, kecamatan dan desa, harus terlibat aktif melakukan upaya prenventif demi menekan seminimal mungkin oredarannya.
"Kalau dahulu narkoba kita kenal dalam bentuk sabu -sabu, putau dan sejenisnya, sudah berubah berbagai bentuk. Maka dari itu Pemerintah ambil sikap tegas demi pencegahan peredaran narkoba," jelas Marhaenis Selasa (22/8). Marhaenis menegaskan, tidak akan membiarkan daerah kita dijajah oleh narkoba, maka pihaknya meminta agar semua instansi di lingkup Pemerintahan Kabupaten Blitar bekerja keras melakukan upaya pencegahan, pengawasan salah satunya di lingkup sekolah.
" Kalangan remaja dan pelajar harus mendapatkan pengawasan ekstra agar barang haram tersebut tidak bisa masuk, tidak meracuni generasi bangsa kita." tegasnya. Hal serupa ditegaskan Ketua BNN Kabupaten Blitar AKBP Agustianto. Dia tegaskan, perlu adanya pencegahan dan melindungi anak-anak dari bahaya peredaran narkoba. Sebab bandar narkoba sering terjadi menggunakan jasa anak-anak untuk mengirim barang haram tersebut. Upaya perubahan pola pengiriman ini, mencari celah demi lolos dari jeratan hukum dan tentunya juga menyulitkan petugas untuk penyilidikan. Maka dari itu diinstruksikan langkah bersama Wabup Kabupaten Blitar untuk menekan peredarannya. Dengan cara melakukan pengawasan di lingkup Kabupaten Blitar.
Agustianto menjelaskan, perlindungan anak dan warga Kabupaten Blitar terhadap bahaya narkoba merupakan agenda utama bagi BNN Kabupaten Blitar utamanya di kalangan anak -anak, remaja dan pejabat," paparnya. (Kam)

sidikkasus-ri

Komentar